diantara bukit2 kapas
seorang anak menunggu janji mentari
diantara bukit2 kapas yang sunyi
seorang anak sendiri
menunggu semai-semai yang dijanjikan mentari
ia sebenarnya ingin mempermainkan sungai
tapi janji mentari membuatnya tetap menunggu
sekiranya pun hujan turun
dia akan tetap menanti janji mentari
tubuhnya lusuh
matanya kuyu
sudah beberapa kali fajar dia tetap menatap penjuru disebelah barat
ronanya menagih
ketika langit menaburkan angin yang membawa teman2nya pergi
teman2 kecilnya
benih kapas
benih rerumputan
benih harapannya yang semakin menipis
tapi ia akan tetap menunggu janji itu
ketika bintang2 mulai merayu matanya
ketika bintang2 mulai membuat ia tertarik
mulai menghitung,
selama ia hitung banyaknya bintang
apa selama itu pula ia akan menanti janji mentari
dalam buaian
dalam kesepian di bukit2 kapas
Selasa, 26 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
" The Journale- banyak yang harus direlakan...."
Mencintai itu sebuah pekerjaan besar dan mulia, ketika mencintai seharusnya tak menuntut untuk dicintai..._ Salim A Fillah (JCPP)
Cari Blog Ini
Daftar Blog Saya
Mengenai Saya
berkahwan dengan ukhuwah.
Curug Cinulang, We was here....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar